Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Muratara » PT. MMS Mangkir dari Mediasi PHK Sepihak, FSP.PP-SPSI Sumsel dan LKBH-SPSI Tetap Dampingi Pekerja

PT. MMS Mangkir dari Mediasi PHK Sepihak, FSP.PP-SPSI Sumsel dan LKBH-SPSI Tetap Dampingi Pekerja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 119

Muratara
Pimpinan Daerah FSP.PP-SPSI Sumatera Selatan bersama Tim Hukum LKBH-SPSI Sumsel dan Pimpinan Cabang FSP.PP-SPSI Kabupaten Muratara memenuhi undangan resmi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muratara dalam agenda mediasi kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang dialami oleh sejumlah anggota Serikat Pekerja di PT. Mitra Muratara Sejahtera (MMS).Jumat(4/7/2025)

Sayangnya, pihak manajemen PT. MMS tidak hadir dalam mediasi yang dijadwalkan pada hari Jumat, 4 Juli 2025 tersebut. Ketidakhadiran ini dinilai sebagai bentuk ketidakpatuhan perusahaan terhadap mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang diatur oleh undang-undang.

Meski perusahaan mangkir, tim pendamping dari serikat pekerja dan LKBH-SPSI tetap hadir guna menunjukkan keseriusan dalam membela hak-hak pekerja yang diberhentikan secara sepihak tanpa prosedur yang sah.

Pihak FSP.PP-SPSI Sumsel menyesalkan sikap perusahaan dan meminta Disnakertrans Muratara untuk mengambil langkah tegas, termasuk pemanggilan ulang atau rekomendasi lanjutan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Cecep Wahyudin, SP Ketua PD FSP. PP-SPSI didampingi Sekretaris Heriyadi dan tim Hukum LKBH-SPSI Jon Heri, SH. MH. CLA, Hendi Romadoni, SH beserta ketua PC. SPPP Muratara bersama 2 orang pekerja yang di PHK dan pihak Disnakertrans sudah menunggu untuk rapat mediasi.

Meski pihak perusahaan tidak hadir, rapat tetap berjalan dipimpin langsung oleh Kabid HI, Syaker dan Jamsos Disnaker Rizaludin, SH. didampingi staff dengan agenda Klarifikasi dan tuntutan.sampai Cecep

Cecep Wahyudin, SP juga mengatakan sangat kecewa atas ketidakhadiran pihak PT. MMS padahal mereka yang meminta penundaan rapat dan menentukan waktu untuk rapat kedua ini.

“Kami sangat kecewa atas tidak hadirnya PT. MMS dalam rapat kedua ini, kami datang jauh-jauh dari Palembang ke Muratara memakan waktu berjam-jam tetapi mereka tidak datang padahal mereka yang meminta rapat ulang,

dalam rapat tersebut pihaknya menuntut yaitu :

  1. Pekerja yang di PHK sepihak oleh PT.MMS dapat dipekerjakan kembali, karena PHK tersebut cacat Hukum dan Cacat Prosedur.
  2. Jika mereka tetap PHK, maka bayarkan Hak pesangon dan hak lainnya sesuai UU dengan disertai dasar dan bukti yang kuat.
  3. Menuntut perusahaan untuk membayar kerugian Inmaterial terhadap pekerja yang di PHK.

“Dalam rapat yang berlangsung kami menuntut 3 poin kepada PT. MMS dan kami harap masalah ini dapat diselesaikan, ” kata Cecep.

Cecep menambahkan, Terkait Dugaan Union Busting / Pemberangusan Serikat Pekerja dan Pencemaran Nama baik serta Perbuatan tidak menyenangkan terhadap 2 pekerja di PHK sepihak kami telah Laporkan ke Pengawas Ketenagakerjaan Prov. Sumsel dan Tim Hukum kami akan laporkan segera ke pihak kepolisian.

Dalam perkara ini kami meminta kepada pihak Disnakertrans Kabupaten Muratara untuk berada ditengah bersikap prosedural sesuai UU dan segera menyelesaikan permasalahan ini secara bijaksana.

“Kepada pihak Disnakertrans kami minta tetap berada ditengah dalam penyelesain perkara ini, kami juga tetap membuka ruang komunikasi dengan semua pihak untuk menyelesaikan perkara ini secara baik. Karena berapa kali juga kami berkirim surat untuk mediasi bipartit tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan, “pungkas cecep

Sementara itu, Kadisnakertrans Kabupaten Muratara melalui Kabid HI dan Syaker Rizaluddin, SH berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini sesuai Prosedur PHI dan UU dan juga akan menjadwalkan ulang untuk pertemuan Fasilitasi Mediasi ke-3 atau tripartit.

“Kami dari pihak pemerintah berharap pihak-pihak terkait untuk membuka diri menyelesaikan masalah ini sehingga tidak melebar dan sampai ketingkat lebih tinggi,” ucap Rizaludin singkat.

Editor:Holindra

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Pegawai Pos Karang Dapo Tukar Uang BLT Kesra dengan Beras SPHP Tidak Layak Konsumsi

    Diduga Pegawai Pos Karang Dapo Tukar Uang BLT Kesra dengan Beras SPHP Tidak Layak Konsumsi

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Holindra
    • visibility 503
    • 0Komentar

      Esapost.com Muratara Lagi-lagi permasalahan bantuan sosial yang di berikan oleh pemerintah untuk masyarakat,di kelolah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan merugikan masyarakat Dugaan praktik curang kembali mencoreng proses penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kantor Pos Kecamatan Karang Dapo pada Selasa, 25 November (dicairkan pada […]

  • Isu Batas Wilayah Menguat, Muratara Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan

    Isu Batas Wilayah Menguat, Muratara Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Muratara Polemik batas wilayah antara Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali menjadi sorotan publik. Meski dinilai merugikan Muratara, tokoh pemuda setempat menegaskan komitmen untuk tetap menjaga persatuan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Aliansi Indonesia ( LSM ) Komando Garuda Sakti S Andia Sr menyatakan bahwa penerapan Permendagri Nomor […]

  • Sekda Lubuklinggau H Trisko Defriyansa Menghadiri Gerakan Penanaman 1 Juta Hektar Tanaman Jagung

    Sekda Lubuklinggau H Trisko Defriyansa Menghadiri Gerakan Penanaman 1 Juta Hektar Tanaman Jagung

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – ESAPOST Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa menghadiri kegiatan penanaman serentak 1 juta hektar tanaman jagung se-Indonesia, Selasa (21/1/2024). Khusus di Kota Lubuklinggau, pelaksanaan penanaman jagung ini dipusatkan di Kelurahan Rahma Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Penanaman dilaksanakan diatas lahan seluas tujuh hektar khusus di Kelurahan Rahma. Sedangkan secara keseluruhan dilakukan diatas […]

  • Laos Asean Media Forum “Telly Nathalia” Sekjen IWO, Satu dari Lima Jurnalis Wakili Indonesia

    Laos Asean Media Forum “Telly Nathalia” Sekjen IWO, Satu dari Lima Jurnalis Wakili Indonesia

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sekretaris Jenderal Ikatan Wartawan Online (Sekjen IWO) Telly Nathalia menjadi salah satu wartawan Indonesia yang berpartisipasi di ASEAN Media Forum (AMF) di Vientiene, Laos PDR, yang berlangsung pada Senin,(25/11/2024) ASEAN Media Forum (AMF) adalah forum tahunan di mana perwakilan wartawan dari berbagai negara ASEAN dan Timor Leste bertemu dan berdiskusi tentang Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara […]

  • Bupati Hj. Ratna Machmud Dzikir dan Doa Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat

    Bupati Hj. Ratna Machmud Dzikir dan Doa Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    ESAPOST.COM – MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Dzikir dan Doa Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Alim Ulama Kabupaten Musi Rawas, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Senin (25/11/2024). Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan […]

  • Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025 Resmi di Buka Bupati Hj. Ratna Machmud

    Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025 Resmi di Buka Bupati Hj. Ratna Machmud

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    ESAPOST – MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud secara resmi membuka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025, Rabu (15/10/2025). Pekan Raya Musi Rawas Mantab merupakan kegiatan yang telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut dan kembali digelar tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah masyarakat untuk mengenal lebih dekat program pembangunan daerah serta menjadi […]

expand_less