Junius Wahyudi Wabup Muratara Hadiri Musrenbang RKPD 2027,Tingkat Kabupaten
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026
- visibility 6

Musi Rawas Utara
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum strategis ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah secara terintegrasi dan berkelanjutan.yang di laksanakan di lantai II Kantor BPKAD Muratara Senin(06.04/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi, Ketua DPRD Devi Arianto didampingi Wakil Ketua II H. Zainal Abidin, unsur Forkopimda, asisten perekonomian, kepala perangkat daerah, serta perwakilan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Junius Wahyudi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum krusial dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan dari tingkat desa hingga pusat.
“Musrenbang ini menjadi ruang integrasi dan sinkronisasi berbagai program agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penyusunan RKPD mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Data yang dipaparkan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat. Sebanyak 881 usulan dari desa dan kelurahan serta 612 pokok pikiran DPRD menjadi bahan utama dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.
Mengusung tema “Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Konektivitas Infrastruktur serta Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional,” Pemkab Muratara menetapkan empat prioritas pembangunan, yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur dasar, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Wabup Junius Wahyudi menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan agar program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata.
“Program harus terasa manfaatnya. Jangan hanya berjalan di atas kertas, tetapi harus mampu menekan angka kemiskinan secara nyata,” tegasnya.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah menilai peningkatan kualitas SDM merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing daerah ke depan, sehingga peran Dinas Pendidikan diharapkan lebih optimal.
Di sektor infrastruktur, pemerintah mengakui masih adanya keterbatasan anggaran yang berpotensi memengaruhi capaian target. Namun demikian, berbagai alternatif pembiayaan terus diupayakan, termasuk melalui sinergi dengan DPRD dan pelibatan sektor swasta melalui program CSR.
“Untuk tahun 2026 mungkin belum maksimal, namun ke depan akan terus kita optimalkan,” ungkap Junius.
Sementara itu, Ketua DPRD Muratara Devi Arianto menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran DPRD merupakan representasi langsung dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses dan kunjungan kerja.
“Usulan ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan suara masyarakat yang kami serap langsung dari lapangan,” katanya.
Pemkab Muratara juga menetapkan sejumlah target indikator makro tahun 2027, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 71,7, pertumbuhan ekonomi 5,1 persen, tingkat kemiskinan 13,72 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,5 persen, serta Indeks Gini 0,25.
Di tengah tantangan keterbatasan fiskal, Wakil Bupati mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih cermat, efisien, dan tepat sasaran dalam menyusun program kerja.
Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan Musi Rawas Utara yang lebih terarah, merata, dan berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.(Adv)
Sumber:Reporter
Reporter:Budi
- Penulis: admin

