Purbaya Akui Kecolongan Pengadaan Puluh Ribu Motor Listrik untuk SPPG
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- visibility 22

Jakarta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya kelemahan dalam pengawasan anggaran negara terkait pengadaan puluhan ribu motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pengadaan tersebut mencapai Puluh Ribuan unit motor listrik yang diperuntukkan bagi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Purbaya mengaku “kecolongan” perihal pengadaan puluhan ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diperuntukkan bagi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dikutif dari tribunvideo,com
Purbaya mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru menyadari adanya transaksi jumbo tersebut setelah proses berjalan.ujar Purbaya saat di temui awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026),
Sebagai langkah proteksi anggaran, ia langsung mengambil tindakan memotong alokasi pengadaan tersebut untuk tahun ini.
“Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya kalau tidak salah. Saya harus tanya Dirjen Anggaran lagi,” ujar Purbaya menanggapi pertanyaan mengenai pengadaan motor tersebut.
Purbaya menjelaskan bahwa anggaran yang digunakan merupakan alokasi tahun lalu yang sudah terlanjur dibayarkan.
Ia memastikan tidak akan ada lagi alokasi tambahan untuk pembelian kendaraan serupa dalam sisa periode anggaran 2025.
“Saya tidak tahu (persetujuan awal). Ketika tahu, saya potong anggarannya. Tanya ke Ketua BGN deh, yang jelas tahun ini tidak ada lagi. Saya sudah cek lagi barusan,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperketat pengawasan penggunaan anggaran negara, khususnya pada program-program strategis yang melibatkan belanja besar.
Sumber:Tribunvideo.com
Reporter:Holindra
- Penulis: admin

