
Muratara-Warga Desa Jadi Mulya I, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), bersama masyarakat dari desa-desa sekitar kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut PT BMT dan PT BSS untuk segera menindaklanjuti berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Dalam aksi tersebut,Voir salah satu narasumber warga jadi Mulya menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan Di antaranya meminta pembatasan mobil angkutan Crude Palm Oil (CPO) milik perusahaan yang dinilai melebihi kapasitas, dengan muatan mencapai sekitar 40 ton per kendaraan.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti minimnya penyerapan tenaga kerja lokal. Warga menilai masih banyak pekerja yang didatangkan dari luar daerah, sementara masyarakat sekitar perusahaan belum mendapatkan kesempatan kerja yang memadai.Keluhan lainnya adalah kondisi jalan kecamatan antar Desa yang mengalami kerusakan parah yang diduga akibat aktivitas kendaraan CPO perusahaan yang melintas setiap hari.
Menurut warga, jalan yang menjadi akses utama masyarakat kini mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas sehari-hari
“Selama puluhan tahun masyarakat hanya menerima dampaknya saja, sementara persoalan jalan dan kesempatan kerja belum mendapatkan perhatian yang serius,“ungkap salah Voir
Ia juga menyampaikan.permasalahan tersebut sebelumnya telah dimediasi di Polsek Nibung antara masyarakat dan pihak perusahaan. Namun hingga saat ini, mediasi tersebut dinilai belum menghasilkan penyelesaian yang tuntas maupun titik terang terhadap tuntutan warga.
Warga juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak lebih tegas dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi. Warga menilai perusahaan kurang menunjukkan kepedulian serta kerja sama yang baik dalam menyelesaikan keluhan masyarakat.
Melalui aksi tersebut, warga berharap PT BMT dan PT BSS segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak, memprioritaskan tenaga kerja lokal, serta memberikan perhatian yang lebih serius terhadap dampak yang dirasakan masyarakat sekitar.
Warga menegaskan akan terus memperjuangkan tuntutan mereka hingga ada solusi konkret yang dapat dirasakan oleh warga terdampak.tegas Voir

hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun informasi yang jelas dari pihak PT BMT dan PT BSS terkait tuntutan masyarakat tersebut.Media ini membuka ruang hak jawab kepada pihak PT BMT dan PT BSS untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas pemberitaan ini.”
Sumber:narasumber
Reporter:Holindra










