Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam di Singkut Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Pelecehan terhadap Santri

SAROLANGUN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sarolangun mengamankan seorang pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Riaadul Huda, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, setelah dilaporkan oleh sejumlah wali santri terkait dugaan tindak pelecehan seksual terhadap beberapa santri,oleh terduga pelaku berinisial M.S

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan tersebut diajukan oleh para orang tua korban yang merasa keberatan atas dugaan perbuatan yang dilakukan oleh oknum pimpinan lembaga pendidikan tersebut. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan hingga akhirnya mengamankan terlapor untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat dan memicu kekecewaan mendalam dari sejumlah wali santri yang selama ini mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di lembaga berbasis keagamaan tersebut.

Salah seorang wali santri mengaku sangat terpukul atas dugaan peristiwa yang menimpa anaknya.

“Tujuan kami menitipkan anak di pondok supaya bisa belajar dan mendalami ilmu agama, malah diduga mendapat perlakuan yang tidak pantas dari pimpinan pondok itu sendiri,” ujar salah satu orang tua korban sebagaimana dikutip dari LBS News.

Menurutnya, saat ini keluarga masih fokus pada pemulihan kondisi psikologis anak yang mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

“Untuk kelanjutan pendidikan anak, kami belum bisa menentukan sekarang. Prioritas kami saat ini adalah pendampingan dan pemulihan psikologis anak,” katanya.

Sementara itu, terlapor saat ini dikabarkan telah berada di Mapolres Sarolangun guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yayasan maupun kuasa hukum terlapor terkait dugaan yang dilaporkan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi dari pihak Yayasan Pendidikan Islam Riaadul Huda maupun kuasa hukum terlapor terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang sedang ditangani Polres Sarolangun. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan guna memperoleh keterangan dan klarifikasi lebih lanjut.

Sumber: Sc LBS News

Reporter:Holindra