Muratara- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) semakin semarak dengan penayangan film budaya Kecak Palak yang digelar melalui layar tancap di Lapangan Silampari, Muara Rupit, Sabtu malam (25/7/2026).
Ratusan masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan film karya kolaborasi CLASICLIMPO Art Productions bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara. Antusiasme warga yang begitu tinggi menjadikan malam perayaan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan juga ajang pelestarian budaya dan identitas Melayu.Pimpinan CLASICLIMPO Art Productions,
Rido Amilin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.”Kesuksesan malam ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kelurahan Muara Rupit, Camat Rupit Bapak Febri Mashudi Pranata, S.E., beserta Ibu PKK Kecamatan Rupit, dan seluruh masyarakat Muratara yang telah memenuhi Lapangan Silampari,” ujar Rido.Menurutnya,
kebudayaan merupakan ruang publik yang harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui karya film, nilai-nilai budaya dapat diwariskan kepada generasi muda sekaligus membangkitkan kembali memori kolektif masyarakat terhadap cerita-cerita rakyat daerah.
“Kebudayaan adalah ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bergembira, dan merayakan identitasnya. Melalui film ini kami ingin menghadirkan kembali sentuhan emosional yang dekat dengan kehidupan masyarakat,” katanya.
Rido menegaskan, CLASICLIMPO Art Productions akan terus berkomitmen dalam melestarikan budaya lokal melalui karya-karya kreatif yang mengangkat kearifan lokal Muratara.”Kami akan terus berbuat untuk masyarakat agar kebudayaan ini tetap tumbuh, hidup, dan pada akhirnya membentuk kita menjadi manusia Melayu seutuhnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai karya kreatif yang lahir dari para guru maupun insan pendidikan di daerah tersebut.”Dinas Pendidikan akan terus mendukung karya-karya terbaik yang diinisiasi para guru dan seluruh stakeholder pendidikan di Muratara,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap film Kecak Palak, Dinas Pendidikan bersama CLASICLIMPO Art Productions juga telah menyiapkan langkah lanjutan berupa penggarapan film budaya berikutnya.”Kami telah berkoordinasi dengan Bapak Rido Amilin dan tim CLASICLIMPO Art Productions. Insya Allah proyek besar selanjutnya adalah penggarapan film Bujang Kurap,” ungkapnya.
Penayangan Kecak Palak pada malam perayaan HUT ke-13 Muratara menjadi bukti bahwa seni dan budaya tetap memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat. Dari layar tancap di Lapangan Silampari, semangat melestarikan budaya Melayu kembali bergelora dan diharapkan terus berkembang melalui karya-karya sinematik berikutnya.
Sumber:Reporter
Reporter:Indra











