Bupati Muratara Siapkan Pembangunan Dorong Pemerataan Akses Komunikasi
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 35

Muratara
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, terus menggenjot pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Di bawah kepemimpinan Bupati Devi Suhartoni bersama Wakil Bupati H. Junius Wahyudi, Pemkab Muratara berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi guna menghapus status daerah tertinggal dan meningkatkan daya saing dengan kabupaten lain di Sumsel.Muratara(2/3/2026
Melalui pernyataan di akun Facebook pribadinya, Minggu (01/03/2026), Bupati Devi Suhartoni menyampaikan kabar baik bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa, insyaallah pada April mendatang, akan dibangun empat tower jaringan telekomunikasi di sejumlah desa di Muratara.
“Ada empat desa insyaallah bulan April jika tidak ada perubahan lagi masuk tower, salah satunya SP8 Nibung, Pak Kades Dindo Cik Iwan,” tulisnya
Menurutnya, kehadiran tower jaringan telekomunikasi sangat penting untuk membuka akses komunikasi yang lebih luas, mempercepat arus informasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Ia pun berharap seluruh masyarakat dapat mendukung penuh proses pembangunan tersebut.
“Semoga kita terus berbenah. Cara berbenah yang baik adalah ketika tower masuk jangan banyak oknum yang meminta ini itu, nanti orang lari lagi,” tegasnya.
Selain pembangunan tower, Bupati juga memastikan bahwa pembangunan jalan utama Nibung terus dilanjutkan secara bertahap. Penyelesaian infrastruktur jalan ditargetkan berlanjut dari 2025 hingga 2026, termasuk pembangunan akses menuju wilayah Ulu Rawas.
Namun demikian, Bupati Devi Suhartoni turut memaparkan kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan. Ia menjelaskan bahwa APBD Muratara mengalami penurunan signifikan. Dana transfer dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2024 dan 2025 sebesar Rp225 miliar hingga kini masih tertahan dan belum cair.
“Uang sejumlah ini tentu sangat besar untuk menyelesaikan jalan, jembatan, rumah dan sekolah. Jadi kalau ada banyak program belum berjalan karena memang ada kendala anggaran kita,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pada tahun 2026 Muratara juga mengalami pengurangan anggaran sebesar Rp480 miliar. Kondisi ini berdampak pada sejumlah program pembangunan yang belum dapat direalisasikan di seluruh kecamatan.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa stabilitas pemerintahan tetap menjadi prioritas. Ia memastikan hak-hak para guru, tenaga kesehatan, ASN, dan tenaga penunjang pemerintahan tetap terjamin.
“Yang saya jaga jangan sampai Muratara tidak gajian para guru, nakes, ASN dan penunjang kegiatan pemerintahan. Kita tetap aman, damai dan mendoakan kebaikan untuk negara dan daerah kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa kemajuan Muratara saat ini merupakan hasil kerja keras bersama, termasuk kontribusi para pemimpin sebelumnya seperti almarhum Akis, Agus, dan Syarif. Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang dinilai konsisten mendukung pembangunan di Muratara.
“Apakah Muratara sudah iluk nian? Lumayan ado, iluk nian lum. Ini semua kerja keras kita bersama,” pungkasnya.
Dengan berbagai tantangan fiskal yang dihadapi, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan memprioritaskan program-program strategis demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sumber:Sosial
Reporter:Holindra
- Penulis: admin




